Jangan Nekat Kerja di Perkebunan Kelapa Sawit Sebelum Tahu 12 Kondisi Ini

Apakah kamu termasuk orang yang ingin tahu bagaimana kehidupan di perkebunan kelapa sawit?

Atau kamu memang beniat melamar di Perkebunan Kelapa Sawit?

Nah, disini saya akan menjelaskan ke kamu bagaimana kehidupan bekerja di Perkebunan Kelapa Sawit sesuai dengan pengalaman saya sebelumnya. Oleh karena itu saya tidak akan membahas apa itu Perkebunan Kelapa Sawit atau apa itu Pabrik Kelapa Sawit. Apalagi Upah Buruh Kelapa Sawit. Oke?

Tulisan ini sebenarnya karena memang banyak yang tanya sama saya, “gimana sih kehidupan di sawit?”, atau “Di sawit, banyak monyetnya ya?”. Dari semua pertanyaan itu, yang paling ngenes sebenarnya adalah “Di sawit, ada perempuan nggak ya?”.

Biar lebih jelas, simak beberapa poin tentang kehidupan di kebun kelapa sawit berikut ini:

[Baca juga: Doa mandi wajib]

  1. Tinggal di hutan Perkebunan Kelapa Sawit

Kelapa sawit / Perusahaan kelaoa sawit / sawit / pabrik kelapa sawit / minyak kelapa sawit
pexels

Kalau kamu bekerja di Perkebunan Kelapa Sawit, kamu harus siap dengan kondisi bahwa kamu akan tinggal di hutan. Meskipun hutan yang saya maksud tidak harus hutan di pegunungan. Saya sebut hutan karena memang kamu akan melihat di depanmu adalah pohon kelapa sawit, di belakangmu juga pohon kelapa sawit, di kanan dan kirimupun sama.

Perlu saya jelaskan juga bahwa secara umum perumahan pada Perkebunan Kelapa Sawit biasanya memang dibuat di dalam kebunnya. Dari ratusan atau ribuan hektare Perkebunan Kelapa Sawit, ada beberapa hektare yang akan dijadikan perumahan. Perumahannya akan dihuni oleh semua pekerja yang bekerja di sekitar luasan tertentu, misalnya 500 Ha, 1000 Ha, bahkan sampai 5.000 Ha.

Selain itu, ada juga beberapa perusahaan yang sengaja membuat perumahan pekerjanya di pinggiran jalanan umum, hal ini untuk memudahkan pekerjanya dalam berinteraksi sesama masyarakat dan memenuhi kebutuhan hidupnya yang memang dekat dengan berbagai pasar.

Bagi perusahaan yang menyediakan perumahan di pinggiran jalan umum, maka kendalanya tentu si pekerja harus menempuh jarak jauh untuk menuju tempat kerjanya di dalam kebun. Kecuali kalau semua kebunnya memang di pinggir jalan.

Sebagai tambahan, perkebunan kelapa sawit tidak baik jika terlalu berdekatan dengan perumahan penduduk umum, karena akan membatasi unsur hara yang diperlukan (sawit butuh banyak unsur hara, bro), serta membatasi kebutuhan air bagi masyarakat.

Intinya kamu akan terus-terusan melihan pohon sawit dalam hampir semua kegiatanmu. Saat jalan ke kantor, kamu akan lihat pohon kelapa sawit. Saat pulang dari kantor? ya sama lah. Begitulah dulu yang saya rasakan..

2. Binatang berbahaya di Perkebunan Kelapa Sawit

Kelapa sawit / Perusahaan kelaoa sawit / sawit / pabrik kelapa sawit / minyak kelapa sawit
pixabay

Sebenarnya ini juga poin yang sudah jelas. Kalau kamu berada di hutan, tentu salah satu bahanya adalah binatang-binatang yang berpotensi menyakiti bahkan membunuh. Seperti ular tentunya. Di perkebunan kelapa sawit biasanya akan banyak ditemukan ular kobra dan pithon.

Saya biasanya ketemu ular seminggu sekali atau dua kali (meskipun nggak janjian ya), biasanya mereka berkeliaran di waktu maghrib atau saat selesai hujan lebat. Hati-hati jika jalan di kebun kelapa sawit di jam itu, karena racun kobra itu bisa mematikan dalam waktu beberapa jam saja. Semoga Allah melindungi kita.

Selain ular, binatang yang juga ada di sawit adalah monyet. Monyet ini sebenarnya bukan di perkebunan kelapa sawitnya, namun di hutan sebelah. Karena berdekatan, kadang-kadang ditemukan juga di dalam kebun kelapa sawit.

Selain itu biasanya hanya ada binatang-binatang kecil seperti tikus, tupai, dan sejenisnya. Oh iya, kamu juga mungkin akan mendengar suara burung hantu di dalam perkebunan kelapa sawit. Tidak perlu bingung, karena itu biasanya memang disengaja diletakkan di kebun kelapa sawit.

Hal itu dilakukan karena burung hantu terbukti efektif dalam mengusir tikus yang bisa mengurangi produktifitas pohon sawit.

3. Perkebunan Kelapa Sawit Jauh dari kota

Kelapa sawit / Perusahaan kelaoa sawit / sawit / pabrik kelapa sawit / minyak kelapa sawit
pexels

Tadinya saya mau buat poin 3 ini adalah jauh dari pasar, tapi mengingat di dalam perkebunan kelapa sawit juga akan kamu temukan pasar kecil-kecilan yang dibuat sendiri oleh pekerja di sawit, akhirnya saya ganti menjadi jauh dari kota.

Namun memang faktanya begitu, di dalam hutan tentu akan jauh dari kota. Sejujurnya kondisi ini tidak berpengaruh bagi saya, karena saya memang tidak terlalu hobi harus jalan-jalan ke kota atau ke mal.

Pastinya akan berpengaruh bagi kamu yang gaya hidupnya memang harus jalan-jalan ke kota walau sekedar muter-muter kayak kids zaman now. 

Lha, terus hiburannya gimana?

Belanja kebutuhannya gimana?

Nah, secara umum pekerja-pekerja di perkebunan kelapa sawit memang tidak memiliki gaya hidup yang tinggi. Untuk apa? Toh bakalan berada di sawit juga nantinya.

Oleh karena itu, mereka biasanya akan belanja hanya sebulan sekali di hari minggu setelah gajian. Namun sebenarnya tidak dibatasi jika kamu mau belanja atau jalan-jalan setiap minggu. jadi tidak perlu takut.

Saya gimana?

Ya sama saja.

4. Jalan Rusak Parah di Perkebunan Kelapa Sawit

Kelapa sawit / Perusahaan kelaoa sawit / sawit / pabrik kelapa sawit / minyak kelapa sawit
pexels

Di kebanyakan perkebunan kelapa sawit, semua jalannya adalah berbahan tanah, biasanya tanah laterit. hanya sebagian kecil saja yang sudah mulai diberikan aspal. Perkebunan yang diaspal biasanya adalah yang lokasinya berdekatan dengan kota atau jalanan umum.

Jalan yang diaspal bertujuan untuk menjadi jalanan juga bagi masyarakat umum guna menyeberang antar desa atau lainnya.

Khusus jalanan berbahan tanah, sangat rawan rusak jika terjadinya hujan lebat. Maka di dunia sawit biasanya dikenal “Musuh jalan adalah air”.

Air hujan berpotensi membuat genangan kecil di jalan, genangan kecil tersebut kemudian akan dilewati oleh berbagai kendaraan berat seperti truck yang mengangkut pohon kelapa sawit, akhirnya menjadikannya genangan besar.

Genangan itulah yang selanjutnya menjadikan jalanan di sawit rusak parah bahkan banyak kendaraan yang tersangkut di jalan.

Biasanya jika manager sudah mengetahui kondisi ini, dia akan langsung menugaskan orang untuk menguras air yang ada di genangan kecil sebelum menjadi besar dan merusak jalan. Karena kalau jalan rusak, hampir semua aktifitas pekerjaan kelapa sawit akan berhenti.

Saya sendiri Alhamdulillah tidak pernah nyangkut, tapi pernah jatuh dua kali karena jalan yang licin bekas hujan. Kalau sudah jatuh, baju pasti kotor. Akhirnya pulang lagi, ganti baju, lalu berangkat lagi. Ribet kan? Makanya hati-hati.

5. Susah Signal di Perkebunan Kelapa Sawit

Kelapa sawit / Perusahaan kelaoa sawit / sawit / pabrik kelapa sawit / minyak kelapa sawit
unsplash

Ini poin yang sangat penting pula untuk kamu yang sudah hidup dengan ala kids zaman now yang tidak bisa lepas dari Gadget. Karena beberapa lokasi perkebunan kelapa sawit yang sangat pedalaman biasanya masih susah untuk mendapatkan Signal. 

Bukan hanya signal internet, bahkan kadang signal untuk telpon juga masih sulit.

Kondisi ini tentu tidak berlaku jika penempatan kerja kamu di dekat kota. Dulu saya penempatannya dekat pedesaan yang lumayan maju, ya Alhamdulillah signalnya sangat bagus hingga 4G.

Makanya dulu lumayan boros pulsa untuk beli paket karena kebanyakan streaming di youtube. Akibat belum nikah sih.

6. Informasi terbatas di Perkebunan Kelapa Sawit

Kelapa sawit / Perusahaan kelaoa sawit / sawit / pabrik kelapa sawit / minyak kelapa sawit / alhadi ibrahim / alhadi / alhadiibrahim.com / alhadiibrahim
pexels

Informasi adalah hal yang sangat penting dan mendasar, apalagi di era digital seperti sekarang. Informasi mengalir seolah tidak pernah berhenti melalui social media atau media informasi. Kondisi yang berbeda akan kamu alami jika berada di lingkungan perkebunan kelapa sawit yang kondisinya seperti di poin tiga dan lima.

Pengaruhnya akan sangat terasa ketika sesekali kamu ke kota atau cuti pulang kampung. Ada banyak informasi penting yang belum kamu ketahui dan tiba-tiba datang begitu saja seolah membuat kamu merasa “selama ini gua kemana aja?”.

Biar kamu tidak ketinggalan informasi, harus baik dalam mengatur waktu untuk browsing atau buka social media. Itu juga bisa kamu lakukan jika penempatan kerjamu ada di dekat pinggiran daerah maju seperti penjelasan sebelumnya di poin 5.

Dulu saya juga terpaksa menyegajakan diri memang khusus untuk membaca informasi karena takut ketinggalan. Mayoritas rekan kerja saat itu justru punya televisi. Jadi tentu informasinya update. Saya sendiri dulu tidak membeli televisi. Kenapa? Ya kan sudah saya jelaskan, dulu saya sendiri.

7. Perkebunan Kelapa Sawit dengan Pergaulan Yang Terbatas

Kelapa sawit / Perusahaan kelaoa sawit / sawit / pabrik kelapa sawit / minyak kelapa sawit
pexels

Sebagaimana kamu tahu, tentunya pergaulan menjadi bagian penting dalam kehidupan. Saya merasakan sekali perbedaannya ketika memiliki pergaulan yang terbatas.

Kenapa bisa terbatas?

Karena Masyarakat yang menjadi tetangga-tetannga kita sebenarnya adalah juga rekan kerja kita di kantor atau unit kerja lainnya. Jadi sama saja, baik ketika kamu di kantor atau dirumah, kamu akan menemui orang-orang yang sama, dan berinteraksi dengan orang yang sama pula.

Bagi orang yang introvert tentu hal ini tidak menjadi masalah. Namun berbeda jika kamu yang cenderung berinteraksi dengan banyak orang, tiba-tiba harus berada pada kondisi berjumpa dengan orang yang sama secara berterusan.

Kalau saya pribadi sebenarnya tidak menjadi masalah. Saya nyaman-nyaman saja dengan kondisi itu. Karena selama kondisi itu tidak menjauhkan saya dari Allah, saya kira semuanya bisa ditolerir.

Toh, apa yang lebih penting selain menjaga kedekatan dengan Allah? Iya kan?

8. Pembahasan Itu Itu Saja dalam Perkebunan Kelapa Sawit

Kelapa sawit / Perusahaan kelaoa sawit / sawit / pabrik kelapa sawit / minyak kelapa sawit / alhadi ibrahim / alhadi / alhadiibrahim.com / alhadiibrahim
pexels

Saya tidak tahu persis apa sebenarnya yang menyebabkan saya dan rekan-rekan selalu membahas hal yang sama setiap hari. Selalu tentang sawit atau pekerjaan. Padahal sebenarnya tidak ada larangan untuk membicarakan hal yang lain.

Sepertinya memang lingkungan banyak sekali mempengaruhi. Sulit sekali mencari atau terbawa untuk membicarakan topik lainnya seperti politik, musik, ekonomi, dan sebagainya. Pembahasan selalu saja tentang pekerjaan yang belum selesai, truck angkut buah sawit yang nyangkut  di jalan, rekan yang promosi, target yang belum tercapai, dan lainnya.

9. Pergantian Atasan dalam Perkebunan Kelapa Sawit

Kelapa sawit / Perusahaan kelaoa sawit / sawit / pabrik kelapa sawit / minyak kelapa sawit / alhadi ibrahim / alhadi / alhadiibrahim.com / alhadiibrahim
pexels

Pergantian atasan khususnya manager  sangat sering terjadi di dunia kelapa sawit. Baik atasan kita yang diganti dengan orang baru, atau kita yang dipindahkan lokasi kerjanya. Karena memang pergantian lokasi kerja atau pergantian orang sangat dinamis terjadi di industri kelapa sawit.

Hal ini sebenarnya untuk menjunjung produktifitas yang tinggi, serta untuk mengurangi fraud yang berpotensi merugikan perusahaan.

Saya pernah mengalami beberapa kali pergantian atasan, beberapa kali pergantian rekan, serta beberapa kali pergantian bawahan. Pengaruhnya tentu saja pada penyesuaian perilaku kepada orang yang berbeda, kamu harus sangat ahli dalam beradaptasi dan selalu siap dengan orang-orang baru.

Wataknya tentu beda-beda. Namun semua itu justru mengajarkan kita mempunyai skill  yang lebih untuk beradaptasi dengan orang baru.

10. Udara Segar Perkebunan Kelapa Sawit

Kelapa sawit / Perusahaan kelaoa sawit / sawit / pabrik kelapa sawit / minyak kelapa sawit / alhadi ibrahim / alhadi / alhadiibrahim.com / alhadiibrahim
pexels

Setelah membahas beberapa hal yang bernuansa negatif (bagi sebagian orang, kalau bagi saya sih biasa saja, hehe), perlu juga saya bahas hal-hal yang sebenarnya menyenangkan di dunia kelapa sawit. Udara yang segar adalah salah satunya.

Pohon sawit yang berada di sekeliling lingkungan perumahan kita, dan dengan jarangnya kendaraan umum yang melewati jalanan di kebun sawit benar-benar membuat udara menjadi segar.

Khususnya di pagi hari, jika kamu biasanya hidup di perkotaan, maka kamu akan sangat merasakan sejuknya udara di perkebunan kelapa sawit. Saya biasanya setiap pagi dan sore sengaja duduk di belakang rumah sekedar untuk menikmati sejuknya udara.

11. Suasana Perkebunan Kelapa Sawit yang Tenang

Kelapa sawit / Perusahaan kelaoa sawit / sawit / pabrik kelapa sawit / minyak kelapa sawit / alhadi ibrahim / alhadi / alhadiibrahim.com / alhadiibrahim
pexels

Kalau kamu lelah dengan hiruk pikuknya suasana kota, kamu boleh mencoba untuk tinggal di daerah perkebunan kelapa sawit. Tidak ada keributan di sana. Suasana selalu tenang apalagi di malam hari yang memang sepi.

Saya pribadi sangat menyukai kondisi tenang ini. Karena di saat saya ingin beristirahat, kita benar-benar bisa istirahat tanpa mendengar suara-suara kendaraan dari luar. Akhirnya quality time benar-benar bisa dinikmati.

12. Fasilitas Gratis Bagi Pekerja Perkebunan Kelapa Sawit

Kelapa sawit / Perusahaan kelaoa sawit / sawit / pabrik kelapa sawit / minyak kelapa sawit / alhadi ibrahim / alhadi / alhadiibrahim.com / alhadiibrahim
pexels

Nah, ini adalah poin yang biasanya membuat orang-orang tertarik untuk bekerja di perusahaan kelapa sawit. Jangan heran kalau kamu melihat biasanya pekerja di perusahaan kelapa sawit itu makmur-makmur. Karena memang diberikan fasilitas yang lumayan menggiurkan. Beberapa diantaranya adalah :

  • Listrik Gratis

Perusahaan kelapa sawit umumnya tidak menggunakan listrik dari negara, mereka cenderung menggunakan listrik internal. Di tempat saya bekerja dulu, listriknya berasal dari pabrik kelapa sawit. Ada Genset besar yang mengalirkan listrik ke seluruh perumahan, dan itu semuanya gratis.

  • Air Gratis

Selain listrik gratis, pekerja juga biasanya akan diberikan air gratis dari perusahaan. Maksudnya air yang diolah oleh perusahaan dan semuanya juga gratis.

  • Gas Gratis

Tidak perlu takut jika kamu kehabisan gas untuk memasak, karena perusahaan memberikan fasilitas gas gratis.

  • Rumah Gratis

Nah, ini serius benar-benar gratis. Namun bukan untuk dimiliki, melainkan hanya untuk ditempati. Rumah menjadi fasilitas wajib bagi pekerja di perusahaan kelapa sawit. Oleh karena itu, kamu bisa langsung bawa anak dan istri jika sudah bekerja di industri kelapa sawit.

Bahkan banyak juga yang membawa orangtua atau keluarga lainnya ke rumah yang difasilitasi oleh perusahaan tersebut, biasanya memang tidak ada larangan apa-apa kok.

  • Kendaraan

Untuk staf baru sekelas asistant biasanya akan diberikan sepeda motor. Untuk sekelas manager biasanya diberikan mobil. Kendaraan ini bukan untuk dipakai saja, namun akan menjadi hak milik dengan ketentuan cicilan dari pemotongan gaji atau masa pakai tertentu.

  • Bahan Bakar

Selain Kendaraannya, kamu juga akan diberikan bahan bakar gratis, baik bensin atau solar.

  • Asisten Rumah Tangga

Kamu juga akan diberikan fasilitas asisten rumah tangga nantinya, sehingga kamu tidak perlu khawatir untuk memasak atau cuci baju, semuanya sudah ada yang ngerjain kok.

  • Fasilitas umum lainnya

Fasilitas ini maksudnya seperti tunjangan, BPJS, bonus, jaminan pensiun dan lainnya yang memang  juga diberikan oleh perusahaan lain pada umumnya.

Walhasil, demikian kondisi-kondisi di perusahaan kelapa sawit yang bisa saya sampaikan sesuai pengalaman.

Informasi yang saya sampaikan ini tentunya sangat besar kemungkinan berbeda dengan perusahaan-perusahaan lain walaupun sejenis. Apalagi tentu dipengaruhi oleh letak dan kondisi alam tertentu.

Jika kamu termasuk salah satu yang sedang ingin bekerja di perusahaan kelapa sawit, ada baiknya kamu langsung saja menanyakan kepastian fasilitas apa saja yang akan kamu dapatkan nanti. Agar menjadi bahan pertimbangan kamu yang ingin terjun di industri tersebut.

Cukup jelas kan?

Kalau sudah, saya mau tidur dulu.

Sudah ya, Salam.

Leave a Comment

%d bloggers like this: