Niat Puasa Ramadhan LENGKAP dengan Lafadz, Latin, Arti, Faedah, Dll

Puasa di bulan ramadhan merupakan salah satu kewajiban setiap muslim. Puasa di bulan ramadhan juga merupakan salah satu dari rukun islam. Itu artinya untuk menajdi muslim yang sejati, muslim harus melakukan puasa di bulan ramadhan. Tentu saja dalam berpusaa juga tidak terlepas dari kegiatan membaca niat puasa ramadhan.

Untuk itulah tulisan ini dibuat.

Yaitu untuk membantu kamu dalam mengamalkan ibadah puasa di bulan ramadhan. Karena begitu banyaknya orang yang masih belum paham mengenai hal ini. Sehingga diharapkan dengan adanya artikel ini, kamu akan lebih memahami ilmu tentang puasa ramadhan.

Dan bisa mengamalkan tentunya.

Maka pada artikel ini akan dibahas secara lengkap mengenail niat puasa ramadhan yang dilihat dan ditinjau dari berbagai sisi serta kebutuhan. Karena banyak orang yang tidak hanya bertanya mengenai niat puasa ramadhan saja, akan tetapi juga hal-hal berkaitan dengannya. Apalagi mengingat bahwa puasa di bulan ramadhan adalah termasuk rukun islam.

Niat Puasa Ramadhan

niat puasa ramadhan

Semua ibadah memerlukan niat untuk membuat perbuatan itu bernilai ibadah. Bahkan bukan hanya ibadah, amalan biasa saja yang dilakukan dengan niat juga akan bisa bernilai ibadah. Selama niatnya memang karena Allah.

Untuk itulah niat puasa ramadhan juga merupakan hal yang harus dilakukan oleh setiap orang yang ingin berpuasa di bulan ramadhan.

Agar malannya menjadi bernilai ibadah.

Jika tidak membaca niat puasa ramadhan pada saat puasa ramadhan, maka akan mustahil untuk mendapatkan nilai ibadah yang sesungguhnya. Karena ibadah itu harus diniatkan agar menjadi ibadah. Jika tidak diniatkan, maka tidak akan menjadi ibadah.

Seperti banyaknya orang kafir yang melakukan sedekah misalnya, maka itu bukanlah ibadah yang bernilai di sisi Allah. Karena mereka bersedekah atas dasar kemanusiaan, bukan karena Allah.

Sehingga tidak bisa bernilai seperti ibadah.

Niat puasa ramadhan juga menjadi rukun dalam berpuasa itu sendiri. Karena niat berpuasa ramadhan adalah rukun, maka tentu saja menjadi wajib untuk membacanya. Jika tidak membaca niat puasa ramadhan, maka tidak akan menjadi suatu ibadah.

Hal ini karena rukun merupakan syarat membuat suatu ibadah itu menjadi sah. Tanpa mengerjakan rukun (dalam hal ini adalah niat berpuasa ramadhan), maka amalannya menjadi sia-sia. Maka pastikan bahwa anda melakukan niat puasa di ramadhan ketika hendak berpuasa di bulan ramadhan.

Doa Niat Puasa Ramadhan

doa niat puasa ramadhan

Apakah ada perbedaan antara niat puasa ramadhan dengan doa niat puasa ramadhan? Sebenarnya jika dilihat dari pertanyaannya, maknanya bisa berbeda. Niat berpuasa ramadhan adalah niat itu sendiri. Sementata doa niat puasa ramadhan adalah doa yang dibaca saat melakuakn niat berpuasa ramadhan.

Apakah ada doa yang dibaca saat niat berpuasa ramadhan? WAllahualam.

Namun berdasarkan pengalaman, yang menjadi inti dari pertanyaan doa niat puasa ramadhan adaalah niat berpuasa ramadhan itu sendiri. Jadi jika ada orang yang bertanya doa niat puasa ramadhan, maka jawabannya adalah niat berpuasa ramadhan itu sendiri atau lafadz niat puasa ramadhan.

Keduanya sama saja.

Namun banyak orang yang mengira niat itu adalah doa, atau doa itu adalah niat. Secara bahasa memang keduanya adalah berbeda. Namun dalam konteks ini, keduanya sama dikarenakan maksud dari pertanyaannya adalah niat berpuasa ramadhan.

Maka sangat penting untuk anda mengetahui niat berpuasa ramadhan karena akan selalu digunakan dalam bulan ramadhan ketika anda hendak berpuasa.

Semoga anda memang sudah mengetahui hal ini dan tentunya sudah mengamalkan selama ini. Karena begitu pentingnya hal ini untuk dilakukan secara rutin setiap hari. Dan bahkan menjadi sebab tentang sah atau tidaknya suatu puasa yang anda kerjakan.

Niat Puasa Ramadhan Dan Artinya

Niat Puasa Ramadhan Dan Artinya

Baik, mari kita masuk kepada niat puasa ramadhan dan artinya agar mempercepat pengetahuan anda dalam memahami hal ini. Yaitu terkait niat puasa ramadhan dan artinya sehingga bisa menjadi dasar dari amalan yang yang ingin anda kerjakan nanti.

Niat puasa ramadhan dan artinya merupakan dasar yang harus anda ketahui dan juga untuk anda amalkan. Dan kalau bisa juga anda hafalkan karena untuk mempermudah amalan di kemudian hari.

Tentu akan sulit jika anda tidak menghafalnya.

Karena jika tidak menghafal niat berpuasa ramadhan dan artinya ini, maka anda terpaksa untuk melihat catatan setiap ingin membaca niat puasa ramadhan dan artinya ini. Oleh karena itu sangat dianjurkan untuk membacanya.

Tenang saja, karena niat puasa ramadhan dan artinya tidaklah panjang. Hanya pendek dan singkat saja, sehingga akan mudah untuk anda hafalkan.

  • Lafadz Niat Puasa Ramadhan

Adapun lafadz niat puasa ramadhan adalah pedoman yang bisa anda jadikan rujukan utama. Karena pada dasarnya niat itu adalah di dalam hati. Akan tetapi jika meniru lafadz niat puasa ramadhan ini juga akan menjadi dasar untuk niat anda.

Namun perlu diingat bahwa anda harus memastikan bahwa anda juga terhubung dengan hati ketika membaca lafadz niat puasa ramadhan ini. Karena tanpa terkoneksinya hari, maka akan sulit dikatakan bahwa niat itu sudah sah.

Lafadh niat puasa ramadhan adalah sebagai betikut:

  • Niat Puasa Ramadhan Latin

Niat puasa ramadhan latin merupakan niat puasa bahasa arab namun ditulis dengan Bahasa Indonesia atau bahasa latin agar mudah dibaca. Maksud mudah dibaca di sini adalah mudah dibaca oleh orang-orang yang belum bisa sepenuhnya membaca bahasa arab.

Hal ini boleh-boleh saja jika memang anda belum memiliki kemampuan untuk membaca bahasa arab secara baik atau lancar. Namun pastikan juga bahwa anda memiliki niat yang kuat untuk terus mempelajari bahasa arab. Karena nantinya bahasa arab akan anda gunakan dalam berbagai doa dan juga membaca alquran.

Maka pastikanlah untuk selalu belajar bahasa arab. Berikut adalah niat puasa ramadhan latin:

Doa Niat Puasa Ramadhan Sebulan

Doa niat puasa ramadhan sebulan juga menjadi pembahasan karena banyak juga orang yang bertanya tentang ini. Karena memang ada pendapat yang menyatakan tentang kebolehan doa niat puasa ramadhan sebulan. Jadi tidak perlu niat lagi setiap hari.

Lalu bagaimana hukum sebenarnya?

Dalam mazhab syafi’i, sangat dianjutkan untuk membaca niat perhari. Jadi tetap dibaca setiap hari atau maksimal sebelum subuh. Adapun terkait pendapat doa niat puasa ramadhan sebulan adalah memang dibenarkan dalam pendapat lain.

Jadi meskipun anda melakukan doa niat puasa ramadhan sebulan, untuk kehati-hatian, maka niatkan juga setiap hari. Agar kita menjadi lebih berhati-hati dalam ibadah, akan lebih bagus jika melakukan niat setiap hari.

Namun jangan saling menyahkan.

Karena pendapat Imam lain yang memiliki dalil yang bisa dipertanggungjawabkan adalah hal yang biasa. Akan tetapi bagi kita yang bermazhab syafi’i, akan lebih baik jika kita berhati-hati dan melakukan niat setiap hari.

Adapun niat setiap hari ini sebenarnya tidak selalu harus dilafadzkan. Karena niat itu adalah di dalam hati. Termasuk bukti bahwa anda sudah berniat adalah ketika anda bangun untuk makan sahur. Maka makan sahur sendiri sebenarnya adalah tanda bahwa anda berniat untuk puasa.

Sehingga dengan seperti itu saja sudah sah niatnya.

Maka jangan khawatir tentang niat ini. Selama anda melakukan sesuatu dengan sengaja, misalnya sahur dengan sengaja, maka itu tandanya anda juga sengaja akan melakukan puasa. Kesengajaan itu terbesit di dalam hati anda. Itulah yang dinamakan niat.

Niat itu ada di dalam hati meskipun tidak diucapkan atau dilafadzkan. Jadi jika anda sudah makan sahur tanpa melafadzkan niat, maka puasa anda sebenarnya sudah sah. Karena anda sudah berniat di dalam hati untuk melakukan puasa itu sendiri dengan bukti makan sahur.

Baca Niat Puasa Ramadhan

Baca Niat Puasa Ramadhan

Seberapa penting sebenarnya membaca niat untuk puasa ramadhan?

Yang perlu diketahui adalah, niat itu wajib. Maka niat itu menjadi penting. Akan tetapi bentuk niat bukanlah harus dengan membaca atau mengucapkan. Karena niat adalah bentuk dari kesengajaan. Jika anda sengaja melakukan sesuatu, maka sebenarnya anda sudah berniat untuk itu.

Meskipun tidak diucapkan.

Begitu pula dalam niat untuk puasa ramadhan. Tidak harus ada suara untuk baca niat puasa ramadhan. Jika anda sudah bangun untuk makan sahur, maka sebenarnya itu adalah tanda bahwa anda memiliki niat. Maka seperti itu saja sudah sah.

Saya berikan contoh lainnya. Ketika anda ingin meminum segelas air, apakah anda berniat “saya akan minum air” di dalam hati? Tentu saja jawabannya adalah “Tidak”. Akan tetapi sebenarnya niat seperti itu ada di dalam hati anda.

Karena jika anda tidak memiliki niat, kenapa dan melakukannya? Jika anda tidak berniat, kenapa anda mengambil gelas dan mengarahkannya ke mulut? Maka sebenarnya gerakan anda mengambil gelas dan mengarahkannya ke mulut adalah bukti bahwa anda berniat.

Begitu pula dengan baca niat puasa ramadhan.

Bisa jadi anda tidak mengucapkan niat itu, namun sebenarnya anda sudah berniat. Bisa saja anda tidak melafadzkan niat itu, namun sebenarnya anda sudah berniat. Begitu pula dalam hal lainnya, jadi bukan hanya tentang baca niat puasa ramadhan saja.

Model niat seperti ini tetap berlaku untuk ibadah lainnya. Yang penting adalah niat di dalam hati, atau kesengajaan dari hati.

Paham kan? Semoga ya, hehe.

Niat Puasa Ramadhan Sesuai Sunnah

Niat Puasa Ramadhan Sesuai Sunnah

Bagaimana sebenarnya niat puasa ramadhan sesuai sunnah?

Niat puasa ramadhan sesuai sunnah adalah niat untuk puasa ramadhan yang dibaca sesuai dengan tuntunan dari Baginda Nabi Muhammad ﷺ atau para sahabat. Karena biasanya sahabat juga melihat dari Baginda Nabi Muhammad ﷺ.

Maka jika anda menemukan ada yang menyampaikan tentang doa atau niat puasa di ramadhan yang bersumber dari Baginda Nabi Muhammad ﷺ, itu adalah sudah sesuai dengan sunnah.

Begitu pula dalam tulisan ini.

Tulisan yang kami sampaikan di sini adalah dari ringkasan berbagai penceramah. Yang tentu saja para penceramah yang menyampaikan ilmunya adalah berdasarkan sunnah dan Hadist Nabi Muhammad ﷺ. Silahkan anda juga bisa lihat di video yang kami share di sini.

Hadits Niat Puasa Ramadhan

Hadits Niat Puasa Ramadhan

Apakah niat puasa di ramadhan ada hadistnya? Tentu saja ada. Karena semua amalan itu tetap berasal dari alquran dan hadist. Yang selanjutnya berkembang karena kondisi yang  berbeda, sehingga adanya sumber lain seperti Ijma’, Qias, dan lainnya.

Paham ngga? Tidak masalah kok kalaupun tidak paham.

Karena memang kamu tidak selalu menghafal hadist atau ilmu dalil dan sebagainya. Yang penting adalah ilmu yang anda terima adalah berasal dari orang shaleh yang dekat dengan Allah. Dan bisa dipercaya, serta sanad ilmunya bersambung hingga Baginda Nabi Muhammad ﷺ.

Maka terkait hadist itu juga tentu ada dan memang para ulama sudah terlebih dahulu meneliti tentang hal ini sebelum niat untuk puasa ramadhan yang kita baca selama ini disebarkan.

Niat Puasa Ramadhan Setelah Adzan Subuh

Niat Puasa Ramadhan Setelah Adzan Subuh

Bagaimana kalau anda niat puasa ramadhan setelah adzan subuh? Apakah niatnya menjadi sah?

Jawabanya adalah tidak sah.

Karena niat berpuasa ramadhan harus dilakukan sebelum subuh. Jika anda melakukan niat puasa di bulan ramadhan setelah adzan subuh, maka anda dianggap tidak berniat sama sekali. Atau dianggap tidak berpuasa.

Hal ini karena puasa yang dilakukan adalah puasa wajib. Sehingga niat untuk melakukan amalan wajib memang harus di awal atau di awal melakukan ibadah itu sendiri. Seperti sholat misalnya, niat sholat harus dilakukan di awal sekalian dengan Takbiratul Ihram.

Begitu pula yang lainnya.

Maka jika niat puasa ramadhan setelah adzan subuh dilakukan, anda dianggap tidak berpuasa. Akan tetapi jika puasa yang dilakukan adalah puasa sunnah, maka dibenarkan jika niatnya dilakukan setelah subuh selama belum masuk waktu dhuhur.

Dengan catatan, anda belum makan atau minum sama sekali.

Biasanya banyak orang yang menganggap bahwa membaca niat puasa harus dalam keadaan suci. Dan orang itu tidak membaca dikarenakan masih dalam keadaan junub saat sahur. Padahal hal ini tidak apa-apa. Niat tetap boleh dibaca dalam keadaan junub.

Namun sangat dianjurkan pula untuk segera melakukan mandi wajib agar semakin cepat berada dalam keadaan suci. Dan sempurnakan pula mandi wajib kamu dengan membaca doa mandi wajib.

Lupa Niat Puasa Ramadhan

Lupa Niat Puasa Ramadhan

Lalu bagaimana jika ada orang yang lupa niat puasa ramadhan? Apakah puasanya menjadi sah? Lupa niat puasa ramadhan sama dengan anda tidak melakukan puasa dengan sengaja. Maka jika anda lupa niat puasa ramadhan, itu sama saja dengan anda tidak berpuasa.

Maka puasa anda tidak sah.

Akan tetapi perlu diperhatikan kembali bahwa lupa niat puasa ramadhan ini sering salah dimengerti. Banyak orang yang beranggapan bahwa lupa niat puasa di ramadhan adalah ketika anda lupa mengucapkan lafadz niat.

Padahal sejatinya niat bukan harus dilafadzkan. Akan tetapi jika adanya kesengajaan untuk melakukan puasa, misalnya dengan bukti anda bangun untuk makan sahur, maka itu sudah menjadi niat. Sahur itu adalah bukti bahwa anda melakukan niat puasa di ramadhan.

Karena tidak mungkin anda sahur kalau anda tidak berniat puasa. Benarkan?

Oleh karena itu, tidak perlu khawatir jika anda lupa melafadzkan niat atau lupa membaca niat. Selama anda memang melakukan hal yang sengaja untuk mendukung puasa, maka sebenarnya anda sudah berniat untuk berpuasa.

Namun jika anda bisa melafadzkan niat tersebut, tidak ada salahnya juga jika anda melafadzkan niatnya. Namun selain melafadzkan, pastikan juga bahwa hati anda juga ikut melakukan niat puasa di ramadhan.

Penutup

niat puasa ramadhan

Demikianlah pembahasan tentang niat puasa ramadhan yang kami tuliskan untuk anda. Semoga bisa membantu anda dalam berpuasa dan juga untuk menjadi amal. Ada banyak tulisan lain yang bisa anda baca di alhadiibrahim.com ini.

Silahkan dibaca-baca untuk penambahan ilmu anda.

Semoga tulisan ini bisa menambah ilmu anda dan tentunya bisa juga anda sebarkan kepada teman anda agar menjadi ilmu yang berkah. Tentu tidak ada yang kami harapkan selain keberkahan dari tulisan dan ilmu yang disebarkan ini.

Semoga juga bisa menjawab berbagai pertanyaan yang masuk dan kebutuhan anda terkait bab yang dibahas ini.

Jika ada topik tertentu yang ingin dibahas atau ada pertanyaan, silahkan komentar atau hubungi kami di kontak yang telah disediakan. Kami akan mencoba untuk memberikan pelayanan terbaik. Demikian dan terima kasih.

Salam,

Alhadi Ibrahim

Leave a Comment

%d bloggers like this: