Macam Macam Majas LENGKAP [Pengertian, Contoh, Jenis, DLL]

Macam macam majas merupakan hal yang harus kamu pahami akhir-akhir ini dikarenakan banyaknya orang yang menggunakan majas dalam bahasa yang digunakannya.

Apalagi di kalangan ilmuan, akademisi dan juga politisi. Mereka cenderung menggunakan majas dalam bahasa yang mereka pakai untuk berkomunikasi sehari-hari. Hal itu disebabkan karena keinginan mereka untuk menyampaikan sesuatu secara secara tidak langsung.

Oleh karena itulah ilmu macam macam majas penting.

Macam macam majas sebenarnya sangat mudah untuk dipahami apalagi jika sudah menempuh pendidikan di sekolahan. Khususnya di pelajaran Bahasa Indonesia. Tentunya kamu sudah mempelajari terkait ilmu macam macam majas ini kan?

[Baca juga: Doa mandi wajib].

Namun sebelum kita membahas tentang macam macam majas itu, akan lebih baik jika kita belajar dari awal tentang pengertian majas ya.

Macam Macam Majas dan Pengertian Majas

Pengertian Majas
ilustrasi Pengertian Majas

Mempelajari majas, tentu saja kamu memahami juga apa sebenarnya majas itu sendiri. Hal ini tentu agar menjadi dasar bagi kamu untuk benar-benar memahami apa sebenarnya yang sedang kamu pelajari.

Tanpa memahami inti atau pengertian dari majas ini, tentu saja akan sulit untuk kamu memahami dengan benar tentang semua pembagian majas itu atau macam macam majas.

“Majas adalah pemanfaatan keluasan atau kekayaan bahasa, pemakaian beragam tertentu untuk mendapatkan efek-efek tertentu dan bisa membuat sebuah karya bernilai sastra semakin hidup, semua ciri bahasa sekelompok penulis sastra dan cara khas di dalam menyampaikan isi pikiran dan perasaan, baik melaui lisan maupun tertulis”.

Jadi sudah memahami pengertian majas itu?

Intinya majas adalah gaya bahasa yang diperluas sehingga menyampaikan suatu maksud dengan menggunakan bahasa yang lain.

Nah, sebelum membahas tentang macam macam majas, kita bahas juga dulu tentang jenis jenis majas ya. Agar kamu benar-benar memahami secara keseluruhan tentang majas ini.

Macam Macam Majas dan Jenis Jenis Majas

jenis jenis majas

Majas memang memiliki banyak makna. Oleh karena itu para ahli ilmu tentang majas atau ahli bahasa ini membagi majas menjadi beberapa jenis.

Dari beberapa jenis inilah nanti majasnya akan dibagi kembali ke dalam beberapa macam atau macam macam majas dari jenis majas itu sendiri.

Langsung saja ya. Berikut adalah jenis jenis majas:

  • Majas Perbandingan
  • Majas Pertentangan
  • Majas Sindiran
  • Majas Penegasan

Mari kita bahas satu persatu ya tentang pembagian dari jenis majas ini.

Macam Macam Majas : Majas Asosiasi

Majas asosiasi adalah majas yang membandingakn dua orang atau benda namun menggunakan kata seperti bagaikan, bak, ataupun seperti.

Macam Macam Majas : Majas Metafora

Majas metafora adalah Meletakkan objek sama dengan sifat manusia.

Contoh: Gubernur merupakan tangan kanan presiden.

Macam Macam Majas : Majas Personifikasi

majas personifikasi
Ilustrasi majas personifikasi

Majas personifikasi adalah majas yang membahas untuk menggantikan sifat makhluk mati kepada manusia.

Contoh Majas: Daun kelapa melabaikan tangannya.

Majas Alegori

Majas Alerogi adalah majas yang menyandingkan suatu objek dengan kata-kata kiasan.

Contoh: Suami adalah nakhoda dalam rumah tangga.

Nakhoda yang dimaksud berarti pemimpin keluarga.

Macam Macam Majas : Majas Simbolik

Majas Simbolik
Ilustrasi majas Simbolik

Majas Simbolik adalah majas yang menggunakan gaya bahasa yang membandingkan manusia dengan sikap makhluk hidup lainnya dalam ungkapan.

Contoh: Gadis itu memang seperti jinak-jinak merpati.

Macam Macam Majas : Majas Metonimia

Majas Metonimia
Ilustrasi majas Metonimia

Majas Metonomia adalah majas yang membandingkan merk tertentu untuk menyebutkan maksud dari ungkapannya.

Contoh: Minumlah aqua agar cepat segar kembali.

Aqua maksudnya dalah air mineral

Majas Sinekdok

Majas Sinekdok adalah majas yang menyebutkan unsur sebagian untuk menjelaskan semuanya.

Contoh:

Batang hidung Rani belum juga kelihatan.

Macam Macam Majas : Majas Simile

Majas Simile
Ilustrasi pembuatan Majas Simile

Majas simile adalah majas yang menyandingkan sesuatu dengan kemiripan yang lainnya. Yaitu dengan menggunakan kata bak, bagaikan, ataupun seperti; hanya saja simile bukan membandingkan dua objek yang berbeda, melainkan menyandingkan sebuah kegiatan dengan ungkapan.

Contoh: Kelakuan anak itu seperti anak ayam kehilangan induknya.

Macam Macam Majas : Majas Alusio

Majas alusio adalah majas yang perbandingan dengan memakai peribahasa ataupun kata kata kiasan yang telah sering digunakan. Termasuk ciri dari majas alusio ini adalah menggunakan ungkapan yang tidak bisa diselesaikan, karena hal itu sudah diketahui secara umum.

Beberapa contoh majas alusio adalah:

  • Bapak itu memang tua-tua keladi.
  • Kota Bandung disebut dengan Paris van java

Contoh pertama bermaksud adalah makin tua makin menjadi. Ungkapan itu tidak perlu lagi dijelaskan secara umum karena memang sudah diketahui oleh hampir semua orang.

Majas Antropomorfisme
Ilustrasi pembuatan Majas Antropomorfisme

 

Majas Antropomorfisme adalah majas yang digunaan dengan menggunakan kata yang terkait dengan sifat manusia akan tetapi digunakan di dalam benda lain.

Contoh dari majas antropomorfisme adalah:

  • Mulut gua itu luas sekali
  • Di sana ada kancil yang pandai

Majas Sinestesia

Majas sinestesia
Ilustrasi Majas sinestesia

Majas Sinestesia adalah majas metafora yang mengatakan kepada sesuatu terkait dengan alat indera. Termasuk ciri ciri dari majas sinestesia adalah dengan menggunakan kata indera dalam kalimat.

Contoh dari majas sinestesia adalah berikut ini:

  • Suara penyanyi itu merdu sekali
  • Marquez berhasil membuat sejarah manis sebagai pembalap F1

Penjelasannya adalah:

Contoh pertama menggunakan kata “merdu” dikarenakan merdu adalah terkait dengan indera pendengaran. Akan tetapi pada contoh kedua adalah terdapat kata “manis” yang sebenarnya adalah terkait dengan indera perasa.

Majas Antonomasia
Ilustrasi pembuatan Majas Antonomasia

 

Majas antonomasia adalah majas yang memiliki ciri khas berupa menyebutkan sesuatu secara tidak langsung namun dengan menyebutkan sifat yang melekat pada objek tersebut.

Contoh dari majas antonomasia itu adalah:

  • Si Gendut
  • Si Ganteng
  • Si Rajin
  • Si Keriting

Pada contoh berikut sudah menjelaskan tentang nama-nama orang yang dipanggil dengan nama sifatnya. Mudah sekali. Paham kan?

Macam Macam Majas : Majas Aptronim

Majas Aptronim
Ilustrasi pembuatan Majas Aptronim

Majas Aptronim adalah majas yang menggunakan sifat atau pekerjaan ada bagian nama orang.

Contoh dari majas aptronim adalah:

  • Adam Tukang Las
  • Abdul pertahanan

Contoh dari majas aptronim itu adalah menyebutkan kata pekerjaannya. Artinya orang itu sudah terbiasa dikenal dengan nama pekerjaannya itu. Sehingga akan lebih mudah mengenal pekerjaannya daripada orangnya langsung.

Majas Hipokorisme
Ilustrasi pembuatan Majas Hipokorisme

 

Majas hipokorisme adalah majas yang memakai nama panggilan seseorang dan melekat dengan namanya. Majas ini sangat sering dipakai sebagai julukan tertentu pada seseorang.

Beberapa contoh dari majas hipokorisme adalah sebagai berikut:

  • Si Adam suka main piano
  • Sapi Adam sangat besar dan Adam suka merawatnya setiap minggu.

Macam Macam Majas : Majas Litotes

Majas Litotes
Ilustrasi pembuatan Majas Litotes

Majas Litotes adalah majas yang merendahkan diri atau menggunakan kualitas yang lebih rendah dari kondisi yang sebenarnya.

Dengan menggunakan majas litotes itu maka akan ada fakta yang dibuat seolah-olah kecil agar adanya maksud yang direndahkan.

Contoh dari majas litotes itu adalah sebagai berikut:

  • Ayo singgah sebentar ke gubuk kami
  • Ayo saya antarkan dengan mobil sederhana ini

Pada contoh pertama itu menggunakan kata “gubuk” yang artinya sesuatu tempat tinggal yang rendah atau tidak layak. Namun pada kenyataannya tempat tinggal yang ditempati justru rumah yang mewah.

Hal ini menjadi hal yang biasa digunakan dalam suatu kondisi jika seseorang ingin merendahkan diri di hadapan seseorang.

Sementara pada contoh ke dua adalah contoh yang menggunakan kata mobil yang “sederhana”. Padahal pada kenyataannya mobil yang digunakan adalah mobil yang mewah.

Maksud dari kata “sederhana” itu adalah untuk menjelaskan bahwa dia ingin merendahkan dirinya di hadapan lawan bicaranya. Akibatnya menjadi menggunakan bahasa yang merendahkan agar tidak menjadi sombong.

Macam Macam Majas : Majas Hiperbola

majas hiperbola
ilustrasi majas hiperbola

Majas hiperbola ini adaah majas yang menggunakan bahasa yang berlebihan dari makna aslinya. Majas hiperbola ini sangat umum digunakan oleh berbagai orang. Karena memang orang cenderung atau suka melebih-lebihkan sesuatu yang sebenarnya biasa saja.

Majas hiperbola ini juga merupakan majas yang berlawanan dengan majas litotes.

Dikarenakn majas litotes adalah majas yang merendahkan bahasa dari kondisi aslinya. Maka bisa dikatakan bahwa majas hiperbola adalah majas yang melebihl-lebihkan bahasa dari kondisi aslinya.

Beberapa contoh dari majas hiperbola adalah sebagai berikut:

  • Sehari aku tidak bertemu kamu bagaikan setahun
  • Harga cabai meroket tinggi
  • Suara penyanyi itu sangat mengguncang panggung

Itulah beberapa contoh dari majas hiperbola.

Apakah kamu sering menggunakan juga majas hiperbola ini? Jika kamu sering bercerita atau seing berbicara di hadapan publik, maka pasti kamu sering menggunakannya.

Karena memang sudah sangat umum bahwa orang yang berbicara itu banyak menggunakan majas hiperbola ini untuk menarik pendengar agar fokus pada ucapannya.

Macam Macam Majas : Majas Depersonifikasi

majas depersonifikasi
ilustrasi majas depersonifikasi

Majas Depersonifikasi adalah majas yang menjadi kebalikan dari majas personifikasi.

Masih ingat majas personifikasi? Semoga ya.

Intinya majas depersonifikasi adalah majas yang mengaitkan atau mengungkapkan proses kegiatan manusia yang disifatkan pada hewan atau benda.

Beberapa contoh dari majas depersonifikasi adalah sebagai berikut:

  • Penikmat konser terlihat menyemut di lapangan
  • Orang itu diam saja bagai mematung

Contoh dari majas depersonifikasi itu menyebutkan kata “menyemut”. Artinya menyebut ini adalah identik dengan banyaknya. Karena semut memang sudah sangat dikenal bahwa semut itu adalah beramai-ramai.

Oleh karena itu majas depersonifikasi pada contoh itu menyebutkan bahwa banyaknya orang yang melihat pertunjukan. Artinya banyak sekali orang sehingga disebut bagaikan semut.

Demikian juga pada contoh yang kedua adalah menggunakan kata “mematung”. Artinya menyamakan manusia dengan patung. Tentu saja kita sadar bahwa patung adalah sesuatu yang diam saja di tempat dan tidak bergerak.

Maka orang yang mematung itu artinya orangnya tidak bergerak dalam waktu yang lama. Sehinigga disebut mematung dan menggambarkan bahwa geraknya yang sangat sedikit atau mungkin memang tidak bergerak sama sekali. Sehingga disebut mematung.

Majas Eufimisme
ilustrasi pembuatan Majas Eufimisme

Majas eufimisme adalah majas yang bermaksud untuk membuat kata itu menjadi lebih halus. Sehingga menggunakan kata-kata tertentu agar menjadi tidak kasar.

Beberapa contoh majas eufimisme adalah sebagai berikut:

  • Orang itu adalah pekerja yang tunanetra
  • Dia sedang izin untuk ke belakang

Dalam contoh pertama, menggunakan kata “tunanetra” adalah untuk  menggambarkan kata buta. Namun untuk menghaluskan bahasa, maka digunakan bahasa tunanetra agar lebih sopan dan bisa diterima oleh semua kalangan.

Demikian juga pada contoh ke dua. Kata “izin ke belakang” sudah sangat jelas tentunya diketahui oleh banyak orang. Maksud dari kata izin ke belakang adalah izin akan pergi ke kamar mandi atau ke toilet.

Tentu akan sangat tidak sopan jika disebutkan dengan kecoplosan saja jika ingin pergi ke toilet. Apalagi jika ada orang tertentu yang sedang dalam keadaan tidak pantas untuk mendengarkan ucapan itu.

Oleh karena itulah menggunakan kata dengan prinsip majas eufimisme agar menjadi lebih mudah dalam bahasa.

Penutup

Majas
Ilustrasi pembuatan Majas

Demikian penjelasan tentang Majas ini ya. tenang saja, lanjutannya akan dibahas pada tulisan berikutnya.

Terima kasih.

Salam,

Alhadi Ibrahim

Leave a Comment

%d bloggers like this: