5 Cara Menyikapi Berita Hoax yang Wajib Kamu Lakukan

Apakah kamu sering menerima berita hoax dan tahu bagaimana cara menyikapi berita hoax tersebut?

Berita bohong atau hoax itu sering kali banyak yang mempercayainya hingga berhasil mempengaruhi banyak hal dalam kehidupan bermasyarakat. Baik itu pengaruh positif maupun negatif.

Namun hoax tetaplah hal yang seharusnya tidak disebarkan. Oleh karena itu sangat penting sekali mempelajari bagaimana bersikap yang bijak dalam membaca berbagai isu selama ini.

Cara Menyikapi Berita Hoax

Indonesia sendiri merupakan negara yang mudah sekali terpengaruh dengan berbagai isu. Banyak sekali hoax yang tersebar selama ini, khususnya di era media sosial yang semakin banyak dan bebas menyebarkan apapun.

Bukan itu saja, bahkan pemilik akun juga bebas menulis apapun di akunnya sehingga mudah sekali menyebarkan berbabagi hal, baik hoax maupun bukan.

Oleh karena itu,berikut adalah bagaimana kamu sebaiknya cara menyikapi berita hoax.

  1. Bersikap Tenang

cara menyikapi berita hoax
pexels.com

Berita hoax memang sering kali sangat provokatif dan memancing emosi, baik emosi yang posifi maupun negatif. Oleh karena itu, menyikapi berita hoax ini memang harus sangat berhati-hati dan tenang dulu.

Jangan panik!

Karena dengan emosi yang mudah terbawa suasana atau tidak tenang, kamu bisa saja terjerumus dalam keputusan atau sikap yang salah. Sehingga justru ikut menjadi korban dari berita hoax yang disebarkan itu.

  1. Pastikan Sumber Beritanya Harus Valid

Berita hoax sering sekali muncul dari sumber yang tidak jelas atau tidak terpercaya. Seperti yang kita ketahui bahwa berita yang terpercaya umumnya ada di media yang sudah resmi. Maka dipastikan agar sumber berita yang kita baca juga dari sumber yang jelas.

Meskipun bukan media tingkatan nasional, namun sumbernya adalah sumber berita yang memang resmi dan diakui oleh negara.

Sehingga akan menutup kemungkinan untuk penyebaran yang salah tersebut.

  1. Cek Kebenaran Beritanya

cara menyikapi berita hoax
pexels.com

Saat ini mudah sekali untuk mengecek kebenaran dari suatu berita yang tersebar. Kita bisa saja menggunakan internet untuk mencari tahu apakah berita itu benar atau salah.

Salah satu caranya adalah dengan mengecek di Google.

Kita dengan bebas bisa mencari di google tentang berita yang sedang tersebar apakah berita benar atau salah. Misalnya berita gempa, langsung saja kita cari di google apakah ada badan terpercaya yang membahas tentang ini atau tidak.

Dengan pengecekan ini, maka kita akan semakin mendekati kebenaran dari suatu berita.

  1. Jangan Buru-buru Menyebarkan

cara menyikapi berita hoax
pexels.com

Berita hoax yang sudah kita sebarkan akan semakin besar kemungkinan untuk kembali membohongi orang lain. Sehingga kita justru menjadi bagian dari penyabaran berita hoax tersebut. Maka cara untuk menyikapi berita hoax salah satunya adalah dengan meredam diri untuk tidak segera menyebarkan berita tersebut.

Dipastikan dulu untuk melakukan beberapa cara yangs udah dibahas sebelumnya. Jika memang sudah dicek dan dipastikan kebenaran dari berita yang disampaikan, maka boleh saja untuk disebarkan kembali berita yang viral tersebut.

Lagi pula, apa sebenarnya manfaat dari menyebarkan berita hoax tersebut? Sepertinya memang ada yang salah dengan psikologi orang tersebut. Mungkin memang perlu ikut Tes kepribadian mbti dulu biar tahu apa yang perlu diperbaiki dari dirinya.

  1. Mempertimbangkan Manfaat dari Beritanya

cara menyikapi berita hoax
pexels.com

Ini penting sekali untuk kita ingat baik-baik, bahwa tidak semua berita benar itu harus disebarkan.

Bukan hanya berita hoax yang tidak boleh disebarkan, akan tetapi berita yang benar pun banyak yang sebaiknya tidak perlu disebarkan. Khususnya berita yang berkaitan dengan masalah pribadi orang lain.

Makanya, ditimbang kembali keputusan yang akan diambil sebelum menyebarkan berbagai berita yang kita dapat.

Penutup

Begitulah beberapa cara menyikapi berita hoax yang bisa kamu terapkan khususnya di era yang bebas sekali dalam menyebarkan berita.

Pastikan bahwa kamu bukan bagian dari orang yang suka menyebarkan berita hoax tersebut.

Demikian, terima kasih.

Salam,

Alhadi Ibrahim.

Leave a Comment

%d bloggers like this: